Skip to content

PostGirl part 3

17 November 2011

PostGirl

Part 3
In Previous part, kita udah baca kalau Ify yang ketabrak oleh Nick secara tiba-tiba dipaksa Nick untuk masuk ke dalam mobilnya, buat menghindari NiTime yang mengejarnya, so… Happy Reading Friends..kekeke

Nick yang melihatnya menjadi kesal sendiri. Ia segera memasukan kepala Ify yang tadi berhasil muncul keluar lalu mengunci kaca jendela mobil. Ify melihat ke arah Nick dengan tatapan pasrah dan berusaha mencerna apa yang sebenarnya terjadi, apa benar pria tampan disebelahnya ini hendak menculikanya, tapi untuk apa? Tidak ada yang menguntungkan dari Ify!
‘’Untuk apa?’’ tanya Ify memulai, ia menatap Nick yang masih serius mengendarai mobil BMW hitamnya.
‘’Maksudmu?’’ Nick tidak menoleh sedikit pun pada gadis aneh disebelahnya ini.
‘’Untuk apa kau menculikku?” Nick yang mendengarnya langsung menepikan mobilnya, sepertinya NiTime sudah tidak mengikutinya lagi.
‘’Kau merasa aku menculikmu begitu?’’ sekarang Nick malah balik bertanya, itu membuat Ify bertambah bingung.
‘’Tunggu, aku beritahu padamu, aku ini tidak cantik, aku juga tidak kaya atau punya banyak uang, aku tidak punya keluarga dan aku hanya tinggal sendiri di kamar kos yang kecil yang aku sendiri tidak tahu kapan aku akan diusir. Jadi, tolong lepaskan aku. Aku mohon.’’ Nick tertawa, sangat keras sekali.
‘’Apa ini lucu?’’ tegur Ify.
‘’Lucu sekali, gadis cerewet!’’ Ia menatap Ify tajam, menahan tawanya.
‘’Hei, apa benar dia Nick?’’
‘’Bukan, mana mungkin Nick pergi ke klinik seperti ini? Dia pasti punya dokter pribadi!’’ Bisik-bisik seperti itu sudah terdengar sejak tadi, bisik-bisik kecil yang terdengar di klinik kecil masih di daerah Jakarta. Nick yang berdiri dengan coolnya di depan pintu ruang dokter , pas memakai kacamata dan jaket serta topi sebagai pelengkapnya, Nick masih dalam penyamarannya.
‘’Terimakasih dokter.’’ Pamit Ify, ia segera keluar dari ruang klinik itu dengan sebuah perban pada sikunya yang tadi berdarah. Nick melihat Ify yang berjalan melewati pintu tanpa melihat ke arahnya.
‘’Kau tidak kenapa-napa kan?’’ Nick masih di posisi yang sama, bertanya tapi tidak terlihat khawatir, sepertinya ia masih belum yakin dan masih berpikir apa Ify masih belum mengenalinya, padahal ia sangat populer, menurutnya.
‘’Ya, aku tidak apa-apa.’’ Ify mulai berjalan lagi, setelah langkahnya tadi terhenti.
‘’Tunggu! Apa kau tidak mengenaliku?’’ aneh, apa maksud pertanyaan bodoh ini?
Ify berbalik, ia melihat ke arah Nick.
‘’Memangnya, siapa kau?’’ Nick sedikit terkejut. Apa gadis ini tidak menonton drama dan iklan, atau ia memang tidak memiliki televisi?
Nick berjalan, ia menghampiri Ify. Dengan cepat, ia mendekatkan wajahnya, berbisik di telinganya sambil tersenyum.
‘’Siapa aktor paling populer saat ini?’’ Ify tidak memberikan respon apa-apa.
‘’Atau siapa pemeran Shinwa dalam drama Because I love you? He? Kau pasti tahu kan?’’
‘’Siapa memangnya?’’ Pertanyaan Ify tadi membuat Nick menarik kembali wajahnya. Ia memandangi gadis di hadapannya ini dari atas sampai bawah, sungguh gais biasa yang menurutnya tidak cantik.
‘’Sekarang, apa kau mengenalku?’’ tanya Nick sambil melepaskan kaca mata coklatnya, ia tersenyum puas.
‘’Nick! Nick! Benar dia Nick!’’ belum sempat Nick mendengar jawaban dari Ify, para NiTime sudah keburu mengenalinya, ia langsung berlari keluar, dan terjadi lagi kejar-kejaran di antara mereka.
Masih di dalam klinik, Ify bertanya pada dirinya sendiri.
‘’Siapa tadi? Nick? Siapa dia?’’ Ify benar-benar tidak up-date. Hufft!
‘’Huh, apa benar gadis itu tidak mengenalku? Dasar, gadis aneh!’’ umpat Nick di dalam mobilnya. Ia mendengar lagu lewat handpohennya, sebuah lagu dari seorang penyanyi wanita populer, Grace. Dari mimik wajahnya, bagaimana Nick mendengar lagu itu dengan sangat asik, ia sepertinya menyukai lagu itu, atau mungkin ia menyukai Grace.
Yeayy…
‘’Ada apa?’’ tanya Nick pada seseorang yang menelponnya di sebrang sana, sepertinya itu dari manager Ja.
‘’Cepat kembali!’’ perintahnya.
‘’Tidak, aku libur hari ini!’’ tegas Nick, ia mau mematikan handphonenya sebelum Manager Ja berteriak sangat keras.
‘’Lihat dibelakangmu!’’ Nick melihat dari kaca spionnya.
‘’Argghh!’’ kagetnya saat tahu ada banyak pengawal berjas di belakang mobilnya, mereka menunggu Nick keluar dari mobil.
‘’Hallo semua, hari ini ‘CelebInLove’ akan mengahadirkan bintang tamu special, Nick dari drama Because I Love You, yeayy, kalian pasti sudah tidak sabarkan bagaimana penampilannya hari ini? Jadi…’’ Zee, dari Girlband ‘99’ membawakan acara untuk program tv live di sebuah studio. Ia melihat ke arah kreativ yang berada di belakang kamera, mencari tahu apa yang harus dilakukannya sekarang.
‘’Lanjutkan!’’ bisik seorang kreativ wanita sanbil menggerakan tangannya sebagai isyarat.
‘’Ya, tapi kalian harus bersabar dulu, kita akan…’’ lanjut Zee, agaknya acara sedikit tertunda karena insiden kaburnya Nick tadi.
‘’Apa sudah bisa dimulai acaranya?’’ tanya kreativ tadi pada Nick yang masih bersiap di ruang make-up.
Nick menatapnya, kreativ itu tak bisa menyembunyikan perasaan kikuknya, ia tidak bisa berbohong, Nick sangat tampan jika dilihat dari dekat.
‘’Tidak bisakah kau menungguku sebentar lagi?’’
Acara dimulai, Nick memperkenalkan dirinya, meski ia sendiri merasa hal ini tidak perlu, apa ada seorang lagi seperti gadis itu, gadis yang tidak mengenalinya?
‘’Hai, Namaku Nick, apa kabar semua?’’ yah, meski Nick sangat malas, ia harus bersikap sopan, meski rasanya itu hanya di depan kamera.
‘’Oh ya, tidakkah kalian berpikir Nick sangat tampan?’’ Entah untuk keberapa kalinya Zee menanyakan hal itu pada pemirsa televisi, ia sudah sering mengulanginya sejak sepuluh menit lalu. Nick sebenarnya ingin berkata seperti ini ‘’Ya, aku tahu aku sangat tampan, jadi tolong jangan permalukan dirimu sendiri!’’ Tapi, bagaimanapun Nick adalah seorang intertainer, ia tidak akan mempermalukan Zee di acara televisi, meskipun ya Zee sudah mempermalukan dirinya sendiri. Jadi, Nick hanya tersenyum menanggapinya.
‘’Bagaimana? Aku terlihat tampan kan? Lihat gadis itu, buat malu saja!’’ ucap Nick saat sudah berada di dalam mobil bersama Manager Ja. Manager Ja yang melihatnya hanya bisa pura-pura tersenyum, tapi aktornya ini tidak bodoh, ia tahu itu.
‘’Kau harus persiapkan dirimu, nanti malam aku akan mengajakmu ke suatu tempat.’’ Beritahu Manager Ja mengakhiri obrolan singkat di antara mereka.
Sudah semalam ini tapi Ify masih belum sampai di tempat kosnya, ia tadi agak kebingungan dengan lokasi klinik kecil, jadi ya itu dia sedikit tersasar.
‘’Sudah semalam ini, ah aku lelah, aku harus segera tidur sampai di tempat kos.’’ Pikirnya.
Ia masih berjalan pulang ketika tempat kos yang berada di dalam gang itu terlihat. Tapi Ify tidak sesenang tadi saat ia berpikir ia harus tidur nyenyak hari ini. Ia…
‘’Bibi…’’ gumamnya pelan. Tanpa mengucap satu patah kata lagi, ia segera berlari menghampiri Bibi kos yang berada di depan kosnya.
‘’Bibi aku mohon jangan lakukan ini, aku mohon, aku akan segera membayarnya.’’ Pinta Ify.
Keep komen yaw!! Bagus gak bagus tetep komen *maksa*.

Iklan

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: